Dasar Manajemen–Pengantar

imageimage

imageimage

imageimage

imageimage

imageimage

imageimage

imageimage

imageimage

image

Sekilas Perdagangan Internasional

Tulisan ini ditujuan untuk mahasiswa PAP 364 Perdagangan Internasioal, sebagai tambahan bahan baca. Berharap dapat menambah semangat mengisi lembaran yang sudah lama tertinggal.

Pengertian Perdagangan Internasional

Seperti telah dipahami oleh semua orang, secara geografis terdapat perbedaan antara satu tempat dengan tempat lain sebagaimana juga terjadinya perbedaan iklim antara satu tempat dengan tempat lainnya. Oleh karena itu, setiap negara tentu saja tidak dapat memproduksi semua barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakatnya karena perbedaan-perbedaan di atas. Lebih lagi, setiap negara tentu saja mempunyai potensi sumberdaya manusia yang berbeda dengan negara lain termasuk juga perbedaan dalam keterampilan yang dimiliki oleh sumberdaya manusianya.

Produksi barang dan jasa di suatu negara mungkin saja bisa dilakukan di dalam negeri negara tersebut, akan tetapi dengan kualitas yang tidak memadai karena ketidak cocokan beberapa kondisi yang dibutuhkan. Perusahaan-perusahaan dapat saja mengeluarkan biaya lebih besar (ekstra) untuk memproduksi barang dan jasa tersebut. Oleh karena itu suatu negara melakukan perdagangan dengan menukakarkan barang/komoditi dan jasa yang tidak dapat dihasilkan oleh negara itu ataupun yang tidak ekomomis dalam memproduksi komoditi atau jasa tersebut. Aktivitas perdagangan inilah yang disebut dengan perdagangan internasional. Dengan kata lain, transaksi internasional/antar dua negara yang dilakukan secara sukarela disebut dengan perdagangan internasional, sebaliknya transaksi domestik barang dan jasa antara dua perusahaan di dalam negeri suatu negara bukanlah disebut dengan perdagangan internasional.

Sebahagian besar negara di dunia atau bahkan semua negara  telah terlibat dalam perdagangan yang sering dikenal dengan perdagangan luar negeri. Negara-negara juga terlibat dalam perdagangan internasional jika negara tersebut memiliki surplus dalam produksi berbagai komoditi. Negara yang memiliki surplu produksi komoditi ini menjual sebagian produksi dalam negeri kepada pembeli individu maupun pihak perusahaan di luar negeri. Oleh karena itu, saat ini hampir tidak ada lagi negara yang “autarki”, yaitu negara yang hidup terisolasi, tanpa mempunyai hubungan ekonomi, keuangan, aupun perdagangan internasional.

Keuntungan/Benefit dari Perdagangan Bebas.

Perdagangan bebas adalah transaksi internasiona dari komoditi dan jasa yang dilakukan dua negara tanpa melakukan diskriminasi terhadap barang-barang yang diimpor ataupun penolakan/pembatasan terhadap barang dan jasa yang diekspor, dimana dua negara tersebut saling memperoleh keuntungan. Beberapa keuntungan dari perdagangan bebas, diantaranya:

  1. Meningkatkan pilihan-pilihan bagi konsumen dan meningkatkan keuasan konsumen dalam mengkonsumsi barang dan jasa
  2. Meningkatkan standar hidup/ Standart of lifing
  3. Meningkatkan kenyamanan/perdamaian dunia.

Perdagangan bebas akan dapat mendorong peningkatan kuantitas produksi beragam komoditi, sekaligus juga peningkatan kualitas barang, pada harga yang kompetitif, yang pada akhirnya dapat memperluas pilihan-pilihan bagi konsumen serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Perdagangan bebas juga akan mendorong terciptanya spesialisasi produksi, meningkatkan persaingan yang fair serta peningkatan skala ekonomi. Peningkatan tiga komponen itu, pada akhirnya akan bermuara pada pencapaian produktivitas yang lebih tinggi, dan demikian akan meningkatkan standar hidup/standart of living secara umum. Perdagangan bebas juga akan mendorong terciptanya keuntungan masing-masing negara yang berdagang, dan akan meningkatkan saling keterkaitan antara negara yang satu dengan negara lainnya, yang pada akhirnya akan menuju perdamaian dunia/wolrd peace.

Perdagangan Internasional dari Aspek Makro dan Mikro

Berdasarkan aspek makro, perdagangan internasional dapat ditinjau dari sisi:

  • penawaran dan permintaan,
  • pendapatan nasional.

Keseimbangan ekonomi suatu negara merupakan keseimbangan penawaran total dan permintaan total. Penawaran total pada suatu negara terdiri dari penawaran dalam negeri (DN) ditambah dengan penawaran dari luar negeri atau impor ( M ). Permintaan total disuatu negara merupakan penjumlahan dari konsumsi dalam negeri ditambah dengan deman dari luar negeri atau ekspor (X). Dari uraian diatas dapat diketahui bahwa keseimbangan ekonomi dari suatu negara dipengaruhi oleh impor (M) sebagai penawaran dan ekspor ( X )sebagai permintaan dari luar negeri.

Ditinjau dari pendapatan nasional, berdasarkan pendekatan pengeluaran dapat dirimuskan bahwa GNP = Y = C + I + G + (X – M). Bila nilai ekspor lebih besar dari nilai impor, maka posisi neraca perdagangan luar negeri surplus, sehingga GNP menjadi naik, demikian sebaliknya.

Berdasarkan aspek mikro, pengaruh perdagangan internasional dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Dalam memproduksi barang, perusahaan membutuhkan input, baik yang berasal dari dalam negeri maupun input yang diimpor. Secara langsung maupun tidak langsung biaya input ini akan dipengaruhi oleh kurs/nilai tukar. Bilai terjadi appresiasi nilai tukar, maka supply barang akan berkurang dan harga barang tersebut akan naik dengan sendirinya biaya input untk berproduksi akan meningkat.
  2. Dalam melakukan aktivitas produksi, perusahaan akan memasarkan barangnya baik di dalam negeri maupun ke pasar luar negeri. Bila kurs/nilai tukar terapresiasi, maka permintaan luar negeri akan cenderung naik, dan kondisi ini akan meningkatkan penerimaan perusahaan.
  3. Tingkatkeuntungan perusahaan sangat ditentukan oleh total revenue dan total cost yang dikeluarkan. Sehingga dengan demikian secara mikro, kondisi perdagangan internasional dan ekonomi internasional berpengaruh sangat besar kepada perusahaan.

Pemberdayaan Masyarakat-Pengembangan Masyarakat

imageimage

imageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimage

PIP–Pasca Panen

imageimage

imageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimageimage

Pengantar Agribisnis-Karakteristik dan Keunikan Agribisnis

imageimageimage

Lagi

PIP-Kegiatan Budidaya Pertanian

imageimage

Lagi

PIP-Ilmu Budidaya dalam Pertanian

imageimage

Lagi

Pengantar Agribisnis-Konsep dan Pendekatan Agribisnis

imageimageimage

Lagi

Pengantar Agribisnis-Komponen Agribisnis Lanjutan

 

imageimageimage

 

Lagi

PIP-Unsur-Unsur Pertanian

imageimage

Lagi

Previous Older Entries

Februari 2016
M S S R K J S
« Jan    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
2829  

Blog Stats

  • 33,109 hits
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya